Keluhan Pelayanan RS Uni Medika: Proses Administrasi dan Ketersediaan Kamar Disorot

news1024 Dilihat

PATRIOTNUSANTARANEWS.COM | KAB TANGERANG – Seorang pasien berinisial JS (46) menyampaikan keluhan terkait pelayanan yang diterimanya di RS Uni Medika. Ia menyoroti lambatnya proses administrasi serta keterlambatan penempatan kamar rawat inap yang dinilai menghambat penanganan medis.

Saat di temuin awak media senin (27/04/2026), JS menjelaskan, peristiwa bermula pada Rabu (15/04/2026). saat dirinya datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, petugas menyampaikan bahwa kamar kelas I telah tersedia dan pasien diperkirakan dapat dipindahkan sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun, hingga malam hari, pemindahan tidak kunjung dilakukan. JS baru dipindahkan ke kamar rawat inap pada keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB. Ia menilai terdapat keterlambatan signifikan dalam proses tersebut.

JS mengaku pemindahan baru terealisasi setelah ia menghubungi pihak yang dikenalnya di lembaga pengawas layanan BPJS.

Selanjutnya, pada Jumat (24/04/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, JS kembali ke rumah sakit untuk menjalani kontrol pertama. Ia mengaku sempat mengalami kendala saat proses pendaftaran karena diminta melakukan registrasi secara daring terlebih dahulu.

Menurut JS, prosedur tersebut dinilai kurang tepat karena ia menggunakan skema BPJS Ketenagakerjaan, yang memiliki mekanisme berbeda dengan BPJS Kesehatan.

Kendala juga terjadi saat proses rujukan. Pada Senin (27), JS mendatangi RSUP Sitanala dengan membawa surat rujukan dari RS Uni Medika. Namun, pihak rumah sakit tujuan menyampaikan bahwa data pasien belum terdaftar secara daring oleh rumah sakit pengirim.

Akibatnya, JS harus menghubungi kembali pihak RS Uni Medika untuk memastikan proses administrasi tersebut diselesaikan. Ia menyebut, pendaftaran baru dilakukan setelah adanya komplain, sehingga menyebabkan waktu tunggu yang cukup lama.

JS berharap pihak rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam aspek administrasi dan koordinasi antar fasilitas kesehatan.

“Pasien membutuhkan pelayanan yang cepat dan tepat, terutama dalam kondisi yang berkaitan dengan kesehatan. Proses yang berlarut tentu sangat berdampak,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Uni Medika belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.(*/Arfn)

banner 970x150 banner 970x150 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *