Ibu-ibu Majlis Tak’lim Al-khlas Tanah Merah Adakan Wisata Religi Ziarah

news630 Dilihat

PATRIOTNUSANTARANEWS.COM | CIREBON – Makam Sunan Gunung Jati adalah destinasi wisata religi di Cirebon. Peziarah hilir mudik berganti mengunjungi makam ini meski tengah pandemi. Jumat 24/11/2023.

Tak ada yang berubah dari kompleks Makam Sunan Gunung Jati, destinasi wisata religi di Cirebon. Makam salah satu Wali Songo itu masih terus dibanjiri oleh peziarah dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Masih ada peziarah yang berkunjung ke sana. Salah satunya adalah rombongan bu Ida farida dan ibu Yani, yang berasal Majlis tak’lim Al-ikhlas Tanah Merah Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

Setiap tahun, kita memang sengaja meluangkan waktu untuk mengikuti ziarah Wali Songo dengan mendatangi satu per satu makam para wali untuk berziarah sambil berdoa dengan harapan mendapatkan berkah.

“Setiap tahun memang gini mas, ziarah. Sudah biasa. Ngalap berkah para Wali, dari sini Rombongan langsung menuju Ciamis, panjalu dan pamijahan Tasik malaya,” kata Ida farida.

Hal tersebut juga diakui oleh salah satu penjaga Makam Sunan Gunung Jati bernama Ahmad. Ahmad yang mewarisi profesi penjaga makam dari sang ayah, juga mengatakan pandemi tidak menghentikan minat peziarah untuk datang ke makam penyebar agama Islam di Jawa Barat dan Banten ini.

Hanya di awal-awal pandemi saja peziarah takut untuk datang. Sekarang situasi sudah berangsur-angsur membaik, namun belum kembali lagi seperti zaman sebelum pandemi.

“Dulu awal pandemi orang nggak berani datang. Sekarang sudah mulai normal kembali. Tetap ada yang datang, tapi nggak ramai seperti dulu,” kata Ahmad.

Makam Sunan Gunung Jati terdiri dari 9 pintu. Pengunjung biasanya hanya sampai pada pintu kelima. Di sini lah mereka biasa memanjatkan doa kepada sang Wali. Mereka tampak berdoa dengan sangat khusyuk sambil bershalawat dan melafalkan wirid.

Kompleks Makam Sunan Gunung Jati memiliki perpaduan arsitektur Jawa, Arab dan juga China. Pemakaman ini menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi Sunan Gunung Jati dan juga keturunannya yang saat ini sudah memasuki generasi ke-16.
Pemakaman ini buka selama 24 jam non stop selama 7 hari seminggu.(Machfi.Bm)

banner 970x150

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *