PATRIOTNUSANTARANEWS.COM | LAB TANGERANG – Peta kekuatan sosial di wilayah Tangerang Raya dipastikan bergetar. Dua kekuatan besar, LSM Komando Corong Aspirasi Rakyat dan Ormas FORKABI ( Forum Komunikasi Anak Betawi ) dengan jutaan anggota se Jabodetabek secara resmi mempererat sinergi strategis yang disebut-sebut sebagai perpaduan sempurna antara “Otak” dan “Otot”.
Langkah revolusioner ini diambil untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak lagi sekadar menjadi bisikan di ruang hampa, melainkan gelombang perubahan yang nyata dan diperhitungkan oleh para pemangku kebijakan.
Simbiosis Intelektual dan Kekuatan Massa
Dalam kolaborasi ini, LSM Komando memposisikan diri sebagai “Otak”—motor penggerak intelektual yang mengandalkan kajian hukum mendalam, analisis kebijakan yang tajam, dan strategi advokasi formal. Di sisi lain, Forkabi hadir sebagai “Otot”—kekuatan basis massa yang solid, militan, dan memiliki akar rumput yang tak tergoyahkan.
“Kami tidak hanya bicara soal kuantitas, tapi kualitas pergerakan. Ketika kecerdasan hukum bertemu dengan loyalitas massa di lapangan, maka tidak ada pintu keadilan yang tidak bisa kita ketuk,” ujar Haji Hartoto yang akrab di sapa Haji Toing selaku Ketua MPOD FORKABI Kota Tangerang, perwakilan koalisi dalam pernyataan resminya, di Markas FORKABI,kawasan Karang Tengah,Kota Tangerang- senin(6/4/26)
*Mengawal Tangerang Raya dengan Tangan Besi dan Hati Rakyat*
Sinergi ini diprediksi akan menjadi “pengawas” paling ditakuti bagi setiap kebijakan yang merugikan publik. Fokus utama koalisi ini mencakup:
Transparansi Anggaran & Infrastruktur: Mengawal setiap rupiah uang rakyat agar kembali dalam bentuk pembangunan yang layak.
*Keadilan Sosial*: Menjadi tameng bagi masyarakat kecil yang kerap terhimpit oleh kepentingan korporasi maupun birokrasi yang kaku.
*Stabilitas Wilayah*: Menjaga kondusivitas Tangerang Raya melalui pendekatan persaudaraan yang kokoh.
Pesan Tegas untuk Penguasa
Bersatunya LSM Komando dan Forkabi adalah sinyal keras bagi seluruh pihak bahwa kontrol sosial di Tangerang kini memasuki babak baru. Tidak ada lagi tempat bagi kebijakan yang tebang pilih dan tidak pro rakyat. Dengan kekuatan intelektual dari para praktisi hukum dan dukungan ribuan anggota di lapangan, koalisi ini siap mengawal setiap jengkal tanah Tangerang.
“Satu Komando, Satu Tujuan, Satu Saudara. Jika Otak telah merancang dan Otot telah bergerak, maka perubahan adalah harga mati !”, pungkasnya
Di tempat Berbeda kawasan Neglasari Ketua Umum LSM Komando MO.Rodhi, SH bicara via telepon mengatakan, tentang LSM komando adalah Lembaga swadaya yang berfokus pada advokasi kebijakan publik, bantuan hukum, dan pengawasan pembangunan daerah dengan pendekatan profesional. Forkabi adalah Organisasi kemasyarakatan berbasis persaudaraan yang memiliki basis massa terbesar dan solid dalam menjaga marwah serta kearifan lokal di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.(Mchf)







