PATRIOTNUSANTARANEWS.COM | KAB TANGERANG – Pemerintah Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan sosialisasi penguatan upaya pengolahan sampah berbasis edukasi, kemitraan, dan jangka panjang pada Rabu, 16 April 2026.
Iman Bapeda Memaparkan Tujuan kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Edukasi Sampah dan Bisa di Katagori Non Organik dan Organik dan
Sosialisasi ini bertujuan mendorong perubahan perilaku warga dalam mengelola sampah dari sumbernya. Fokus utama: edukasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan sistem yang bisa berjalan jangka panjang.
*Poin utama yang disampaikan*
– *Edukasi sejak dini*: Program “Sepatan Pilah Sampah” masuk ke sekolah, posyandu, dan majelis taklim. Warga diedukasi soal 3R: Reduce, Reuse, Recycle, plus pemilahan organik-anorganik dari rumah.
– *Kemitraan*: Kelurahan menggandeng bank sampah, DLHK Kab. Tangerang, TP PKK, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan pengepul lokal untuk rantai daur ulang. Dibuka juga skema insentif bagi RT/RW dengan pengurangan sampah terbanyak.
– *Jangka panjang*: Rencana pembentukan TPS3R tingkat kelurahan, jadwal pengangkutan sampah terpilah, dan pelatihan kompos rumah tangga. Targetnya menurunkan volume sampah ke TPA sebesar 30% dalam 12 bulan.
– *Digitalisasi*: Pencatatan setoran bank sampah dan pelaporan warga via grup WhatsApp RW agar transparan dan terpantau.
Dalam Sambutanta Lurah Sepatan Hendrik Harapan Lurah Sepatan menegaskan bahwa masalah sampah tidak bisa selesai hanya dengan mengangkut. Butuh kebiasaan baru dari rumah dan kerja bareng semua pihak. Warga diminta aktif memilah, bank sampah diminta memperluas jangkauan, dan pelaku usaha didorong kurangi sampah kemasan sekali pakai.
Langkah warga Menurut Dari DLHK.Mulai pilah Sediakan 2 wadah di rumah – organik dan anorganik
Setor rutin*: Hubungi pengurus bank sampah RW masing-masingsend Kurangi sumber*: Bawa tumbler, tas belanja, dan wadah makanan sendiri.(*/Arfn)







