PATRIOTNUSANTARANEWS.COM | KAB TANGERANG – Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang terendam banjir.(28/01/2026)
Merespons kondisi darurat tersebut, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Tangerang bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak di Kecamatan Kresek dan Kecamatan Gunung Kaler.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua LPBI NU Kabupaten Tangerang, Sari Budi Handayani, didampingi oleh sejumlah relawan. Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi kebutuhan pokok mendesak seperti beras (sembako), mi instan, minyak goreng, kopi, air mineral, roti, dan kebutuhan logistik lainnya.
Dalam keterangannya di lokasi banjir, Ketua LPBI NU Kabupaten Tangerang, Sari Budi Handayani, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kehadiran nyata jam’iyah Nahdlatul Ulama di tengah kesulitan masyarakat.
”Kami merasa prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kresek dan Gunung Kaler. Bantuan ini mungkin tidak menutupi seluruh kerugian, namun kami berharap dapat meringankan beban harian warga yang saat ini aksesnya terhambat akibat genangan air..
LPBI NU Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Sari Budi Handayani.
Kehadiran tim LPBI NU disambut hangat oleh warga di dua kecamatan tersebut. Fatawi, salah seorang warga Kecamatan Gunung Kaler, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima secara langsung di lokasi.
”Kami sangat berterima kasih kepada LPBI NU Kabupaten Tangerang, khususnya Ibu Sari, yang sudah terjun langsung melihat kondisi kami. Bantuan makanan dan minuman ini sangat berarti, karena saat ini kami sulit untuk beraktivitas normal di luar rumah,” kata Fatawi.
Kesan serupa juga datang dari warga Kecamatan Kresek. Dengan nada santai namun penuh makna, Kidin, warga setempat, memberikan apresiasi yang unik saat menerima bantuan kopi.
”Nah, ini dia yang dicari. Banjir-banjir begini emang paling bener seruput kopi dulu biar tenang. Terima kasih banyak LPBI NU sudah peduli sama warga Kresek, bantuannya sangat bermanfaat buat kami,” celetuk Kidin sambil tersenyum.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di wilayah Kresek dan Gunung Kaler dipicu oleh meluapnya debit air sungai cidurian akibat curah hujan yang ekstrem. Hingga saat ini, relawan LPBI NU terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya banjir susulan serta melakukan edukasi terkait perubahan iklim kepada masyarakat setempat.(*/Arfn)







